cerita hari ini : identitas nasional (integrasi negara)
pada hari jum'at lalu, kami mempelajari tentang identitas nasional pada mata kuliah kewarganegaraan. sebelumnya saya selalu berpikir, bahwa identitas nasional kita adalah indonesia, tetapi tidak memperdalam mengapa identitas nasional kita adalah indonesia. mungkin, karena kita lahir di indonesia, atau mungkin karena kita tinggal menetap di indonesia sejak kecil, atau alasan lainnya.
indonesia , sebuah negara di asia tenggara, yang dilewati oleh garis khatulistiwa, memiliki 2 musim dan lainnya. apakah hanya itu saja yang kita tahu dari indonesia? bagaimana dengan masyarakatnya? indonesia terkenal dengan masyarakat yang mencintai perbedaan atau toleransi, ramah tamah, gotong royong dan sangat menjunjung tinggi HAM. Tapi, apakah seperti itu? benarkah ? apakah kamu yakin? saya rasa tidak. mari kita sejenak memutar waktu~
Tahun 1998, mungkin jika mendengar kalimat ini kita akan selalu terngiang dengan reformasi yang dengan gagahnya diperjuangkan oleh kaum pemuda-pemudi. terdengar sangat heroik bukan, jika kita belajar sejarah revolusi-revolusi yang terjadi di indonesia kebanyakan di pelopori oleh kaum pemuda, seperti sumpah pemuda, kemerdekaan bahkan reformasi. reformasi sangat berimbas besar terhadapan citra negara di mata dunia, pandangan-pandangan indah bahwa indonesia adalah negara damai, aman, tentram hilang.tidak ada ruang untuk bernapas saat itu ,masyarakat merasa tidak aman saat malam bahkan siang hari, semua pergerakan diawasi. , seakan hidup di indonesia seperti hidup pada saat zaman perang "lagi". lalu ditambah dengan perang sampit, perang poso dll, citra masyarakat indonesia saling toleransi hilang begitu saja.
negara kita adalah negara kaya, tapi miskin pemimpin. pemimpin-pemimpin bangsa ini terlalu sering diam, membungkam dengan beribu alasan. indonesia butuh pemimpin berkualitas untuk memajukan indonesia. yang dapat mengangkat lagi derajat indonesia di mata dunia, menunjukkan bahwa indonesia mampu . sekarang adalah saatnya para kaum pemuda menunjukkan lagi momentum kita untuk mencetak sejarah baru untuk indonesia, tunjukkan bahwa kita bisa, kita adalah penggerak, kita adalah masa depan bangsa, harapan bangsa, tunjukkan bahwa kita worth it.
Comments
Post a Comment